Sedekah Kalimat Sehat

 

SHAW (the Sanitation Hygiene and Water Programme) bersama pemerintah Indonesia menerapkan 5 Pilar perilaku sanitasi dan hygiene di Indonesia bagian Timur dengan strategi nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat sejak tahun 2010 hingga sekarang. Di bawah koordinasi SIMAVI, sebuah LSM dari Belanda, Program SHAW dijalankan oleh lima LSM nasional yang memiliki lingkup kerja terkait masalah kesehatan dan sanitasi di Indonesia bagian Timur. Salah satunya, Yayasan Masyarakat Peduli (YMP) di Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Di Lombok Timur itu kan mayoritas muslim, terkenal dengan seribu mesjid, tapi faktanya waktu itu sebagian besar masyarakatnya buang air besar sembarangan,” Tutur Ellena Rahmawati, Direktur Eksekutif YMP menggambarkan kondisi lapangan sebelum ada program SHAW/STBM. Sejak berdiri tahun 2000 di Lombok Timur, hingga saat ini YMP telah menjalankan banyak program sanitasi, termasuk SHAW. Berbagai persoalan kesehatan di wilayah Lombok Timur yang dipicu sanitasi yang buruk menjadi pendorong utama lembaga ini menerapkan SHAW. Visinya yang berbunyi: “Terwujudnya kemandirian masyarakat pedesaan khususnya kelompok perempuan di Nusa Tenggara Barat,” menjadi modal utama mendongkrak perubahan perilaku sanitasi di pedesaan. Hingga saat ini, YMP menjalankan program SHAW di 47 desa di 7 Kecamatan di Lombok Timur.

Swadaya dengan sedekah kalimat sehat

Program SHAW merupakan program non subsidi. Meski tidak ada bantuan fasilitas sanitasi seperti kloset/jamban dan fasilitas lain untuk STBM 5 Pilar, namun YMP mendorong Pemerintah Desa, baik dengan kekuatan pendanaan dari dalam desa sendiri maupun dari proyek lain (misal: PNPM MP/ GSC*), untuk berkontribusi dalam pembangunan fisik terkait STBM 5 Pilar, misal untuk sarana pengolahan air limbah dan jamban umum.

Alih-alih terjebak pada paradigma untuk menganggap masyarakat begitu miskin sehingga harus dibantu secara material, “Kami melakukan observasi dan mengumpulkan fakta bahwa sebenarnya masyarakat tidak miskin. Masyarakat memiliki banyak sumber daya, dan mereka
bisa menggunakan sumber daya itu untuk menyelesaikan persoalan-persoalan mereka,”papar Ellena. Berbekal temuan di lapangan inilah, YMP kemudian berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan maupun pembuat kebijakan untuk menyusun rencana perubahan. Selanjutnya, YMP membangkitkan keswadayaan ini dengan mengajak kader melakukan apa yang mereka sebut “sedekah kalimat sehat”**).

Spirit ini dibangun sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kehidupan baru yang diperoleh berdasarkan pengetahuan baru STBM 5 Pilar dari YMP.

Dalam skema besarnya, pendekatan strategis ini terangkum dalam Gerakan SAMBANG SANTRI, alias Semangat Membangun Sanitasi dan Air Secara Mandiri. Inti dari gerakan ini adalah membangun keswadayaan masyarakat, berhenti bergantung pada dunia luar dan membangkitkan harga diri desa. Mengapa? Karena desa memiliki kekuatan sumber daya yang potensial untuk mendorong perubahan perilaku dan paradigma masyarakat! Gerakan SAMBANG SANTRI inilah yang menjadi pendekatan strategis paling menentukan, termasuk melalui pendekatan spiritual yang mendekatkan masyarakat kembali kepada nilai-nilai universal tentang kehidupan.

Membina hati, membuka fakta

Sedari awal, Ellena menegaskan, mereka sudah bertekad untuk menempuh cara pertemanan. “Kita menemukan hati masyarakat, sehingga mereka tidak pernah marah dengan fakta-fakta yang kita sampaikan,” tukas Ellena yang mengaku secara tegas akan menarik bantuan dari desa yang mengharapkan subsidi materi. Menurut Ellena, kunci keberhasilan program mereka sejauh ini adalah membangun pertemanan berbasis fakta dan tanpa kebohongan. Katakan apa adanya, dan jangan berhenti pada pikiran bahwa masyarakat perlu dikasihani, tegasnya. Meski sulit, namun sikap terbuka tersebut bisa dilakukan karena sedari awal YMP sudah melakukan pendekatan dari hati ke hati. Membina hati dan membuka fakta, itulah kunci keberhasilan YMP sejauh ini.

Capaian YMP dalam penerapan 5 pilar STBM di 47 desa, 7 kecamatan di Lombok Timur bisa diakses di link berikut: https://drive.google.com/open?id=12pC9Q_D4wKGrQbMDUjb5QSMvbmj5iqHY

Comments & Responses