Creative Marketing

“Creative Marketing, the right message delivered in the right way in order to make the sale”

Bicara tentang strategi marketing, kita akan menemukan puluhan bahkan ratusan pola marketing. Bervariasinya pola pendekatan dalam marketing tersebut berdasar pada produk, segmentasi pasar, harga, dan beberapa variabel lainnya.

Saat ini, strategi marketing berkembang seiring dengan perkembangan jaman. Salah satunya adalah strategi marketing melalui dunia digital yakni sosial media. Berbagai produk kini meruak di berbagai platform sosial media. Calon buyer disuguhi rentetan produk yang ajaibnya produk-produk tersebut seringkali ‘sesuai’ dengan apa yang saat ini kita butuhkan. Misal, kita lagi ingin beli barang A, kemudian tiba-tiba ketika kita menggunakan Facebook, di jejeran news feed (timeline) muncul penawaran produk tersebut.

Nah, kami beritahu sedikit bagaimana digital marketing bekerja. Kembali pada kasus di atas, ketika kita menginginkan produk A, biasanya kita kemudian akan googling produk tersebut. Dalam dunia digital, ada algoritma yang otomatis bekerja mengingat-mencatat-megklasifikasikan apa yang kita cari. Analisa algoritma tersebut kemudian menjadi ‘data’ berharga bagi para seller untuk menyusupkan barang-barang yang kita inginkan tersebut dalam sosial media yang kita gunakan. Menyusupkan iklan oleh seller di sosial media yang kita gunakan adalah hal ‘sah’ karena seller membayar iklan di platform sosial media yang kita gunakan tersebut.

Tapi postingan ini tidak akan bicara lebih dalam tentang digital marketing di dunia digital. Kami sedikit sharing tentang ‘Creative Marketing’ yang wujudnya tidak lazim namun efektif.

Kreatif Marketing atau Marketing Kreatif yang kami maksud adalah apa yang dilakukan oleh Pak Amin dari Montong Belai.

Pak Amin berinisiatif untuk menjual kloset secara keliling. Penjualan kloset secara keliling adalah hal yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh orang banyak, pasalnya kloset bukan barang yang ringan untuk dibawa kemana-mana dan dalam sejarah penjualan kloset biasanya kloset hanya dijual di toko atau di rumah pengrajin langsung bukan secara berkeliling.

Inisiatif marketing kloset keliling didasari pemikiran untuk menjangkau penjualan lebih ke ‘remote area’.

Masyarakat desa terpencil yang tidak mempunyai sarana sanitasi layak, kecil kemungkinan pergi ke kota hanya untuk mencari kloset. Jarak dan harga biasanya menjadi alasan ke-engganan masyarakat untuk secara khusus ‘berburu’ kloset.

Apa yang dilakukan oleh Pak Amin memotong rantai alasan kloset susah didapat di desa.

Penjualan keliling, dengan pola door to door, kemudian menjelaskan detail kelebihan kloset secara langsung kepada calon pembeli adalah strategi marketing yang jenius!!

Berminat membeli kloset dari Pak Amin? Silahkan hubungi nomor berikut 081918328886

Courtesy Photo: Ramli Ahmad

Comments & Responses