Peluang dan Tantangan Bekerja Bersama Birokrat

Persoalan klasik kegiatan yang melibatkan birokrat biasanya terkait dengan batasan tupoksi, dan jam kerja. Namun anggapan ini ditolak oleh anggota tim kabupaten. Menurut Lalu Saruji Ahmad, SKM, tupoksinya di Penyehatan Lingkungan (PL) sudah kerap kali membuatnya melampaui jam kerja. “Memang seharusnya begitu,” kata Kasie PL Dinas Kesehatan Lombok Timur ini.

Dr. Akwan Kurnia lebih ekstrem lagi. “Tupoksinya malah kurang,” tukasnya. Namun ia mengakui, konsep gerakan STBM ini tidak bisa begitu saja diterapkan di birokrasi. “Timnya belum rampung, sudah dimutasi,” katanya setengah bercanda.

Meski demikian, bukan berarti tidak ada peluang. Undang Undang Aparatur Sipil Negara memberi ruang bagi sanitarian untuk beralih menjadi profesi, bukan sekedar sesuai tupoksi.

Adanya program kegiatan STBM otomatis menyediakan ruang bagi sanitarian yang memilih profesi atau fungsional. Peluang lainnya, tahun 2017, semua puskesmas ditargetkan sudah terakreditasi. Hal ini akan menjadi motivasi bagi puskesmas- puskesmas untuk meningkatkan kinerja pelayanannya, termasuk dalam hal STBM.

Comments & Responses